Galeri

^Muslimah Yang Ikhlas^

This gallery contains 1 photo.

Muslimah yang Ikhlas Penulis: Ummu Habibah Muroja’ah: Ustadz Abu Salman Saudariku muslimah… ketahuilah bahwa engkau dan manusia  seluruhnya di muka bumi ini diciptakan dengan tujuan untuk beribadah kepada Allah, demikian pula tujuan jin diciptakan tidak lain adalah untuk meyembah Allah. … Baca lebih lanjut

By shinaromandiyah1 Posted in Islami

^sahabatku^

sahabatku,

bila hari ini kamu memilih untuk bersedih,
maka aku akan tetap memilih untuk bersemangat,
membuat jejak sejarah di hariku yang baru..

jika kamu memilih untuk pesimis akan impian besarmu,
maka aku akan tetap meneguhkan hati,
melangkah dan berlari mewujudkan impianku..

semua orang pasti pernah jatuh, gagal, dan terpuruk dalam kesedihan…
namun tidak semua orang mau bangkit dari keterpurukannya..

dan hari ini, aku ingin kita menjadi pribadi yang berbeda,
pribadi yang lebih baik hati dan amalnya…
pribadi yang me”raja”kan iman daripada nafsunya..

always big motivation for U & me, frend,🙂
sahabatku,

sepanjang hidup kita,
terkadang kita lebih memberikan yang terbaik untuk urusan dunia,
namun urusan akhirat kita berikan sisa-sisa tenaga yang ada,

untuk kebahagiaan dunia seakan-akan ia begitu segala-galanya
yang layak kita perjuangkan,
sedangkan kebahagiaan akhirat kita sedikit pun belum begitu banyak
yang kita mau korbankan…

hari ini,
meski jutaan manusia berlari merengkuh kenikmatan dunia,
namun tetaplah berusaha menjadi pribadi yang “berbeda”,
pribadi anggun nan mulia yang berlari melawan arus
untuk merengkuh kenikmatan akhirat yang abadi…

#always big motivation for me & u, frend,🙂

Video

_Moment Hafidz Indonesia_

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

[my slideshow] SUBHANALLAH,, senangnya melihat acara ini, begitu melekat dihati. Anak-anak kebanggaan Indonesia yang datang dari latar belakang yang berbeda. contohnya kisah “Irfan sang hafidz cilik” yang sedih karena  teman-temannya didampingi orangtua namun ia tidak. Ia rindu akan ibunya, selain itu ada “Adi sang hafidz cilik” yang lucu. berusia 3 tahun tapi sudah menghafal al-qur’an. “Farid sang hafidz cilik” yang bacaan qur’annya baik dan memukau terutama untuk diriku sendiri, “Hilya sang hafidz cilik” yang memiliki suara yang lantang, dan banyak lagi kisah-kisah lainnya dari adik-adik mungil kita yang luar biasa. Pastinya, banyak anak Indonesia yang terinspirasi, termasuk diriku yang tidak sempurna. Melihat wajah-wajah nan cantik dan bercahayanya mereka, sangatlah membanggakan ^_^ (semangat untuk adik-adikku, tetaplah berjuang dan istiqomah)

info acara “Best of Hafidz Indonesia” Ahad, 4 Agustus 2013 akan berkumpul para pemenang dari setiap grup ^__^ (Selalu Cinta Qur’an)

Galeri

^Hafidz Indonesia^

This gallery contains 7 photos.

  Assalamu’alaikum sahabat sekalian, di bulan ramadhan ini, ada acara menarik yang patut di tonton yaitu acara Hafidz Indonesia di salah satu stasiun tv ternama. Terlebih saya, sangat senang menonton acara televisi tersebut.  Untuk itu sebagai informasi, berikut ini adalah … Baca lebih lanjut

By shinaromandiyah1 Posted in Islami

Wisata Hati bersama Ustad Yusuf Mansur

Pembaca yang saya hormati, kematian adalah guru kehidupan yang terbaik. Tapi hati kita terlalu lama mati, sehingga tak menganggapnya sebagai sebuah pelajaran. Rasul Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam., pernah memberitahu akan datangnya satu hal yang mengakhiri segala kenikmatan dan mengahancurkan kesenangan. Yaitu kematian.

Kematian juga digambarkan sebagai sebuah penghancur kesombongan dan keserakahan. Artinya siapa saja yang tahu dan sadar bahwa dirinya akan mati, makan ia akan hidup dengan penuh kerendahatian dan penuh berderma . seharusnya . sekali lagi seharusnya.

Tapi, sebagaimana tersebut pada kalimat pembuka diatas, kematian akhirnya tidak mampu mengajarkan apa-apa kepada kita. Kematian adalah kematian, tidak lebih, tidak punya muatan ajaran apapun. Kematian menjadi biasa saja. Sebabnya mungkin kita terlalu sering melihat kematian, terlalu sering melihat iring-iringan kematian. Itu sebabnya kita tidak takut mati, bahkan tidak pernah berfikir bahwa kita juga bisa mati, dan pasti mati.

Sebab lainnya adalah hati kita sendiri yang hampir mati (atau sudah mati ?), atau terlanjur berkarat dengan dosa dan hilangnya rasa malu ?

Allah hadirkan kematian secara bergantian, bergilirian, tentu ada maksud. Salah satu maksudnya adalah memberikan yang masih hidup kesempatan untuk melihat kematian dan belajar tentang kehidupan. Supaya saatnya kelak kematian datang, ia sudah siap.

 

Coba hitung, sejak kita melek yang namanya kehidupan,

katakanlah sejak kita berumur 10 tahun hingga sekarang, sudah berapa kali kematian yang kita lihat ?

sudah berapa orang dekat yang disentuh oleh kematian ?

dan tanya pula sejauh ini apa dampak kematian bagi kita ?

apakah Cuma sebatas sedih ?

apakah Cuma sebatas duka ?

atau kemudian kematian membuat kita sanggup merenung akan hakikat kehidupan yang  cuma sebentar ? masing-masing tentu punya jawaban.

Allah jauh-jauh hari mengingatkan kita akan kematian  di banyak ayat-Nya di dalam al-qur’an. Diantaranya yang terdapat dalam surat al-Hasyr : 18 “Wahai orang yang beriman, hendaknya kamu pelihara diri kamu dan menyiapkan diri untuk hari esok (hari kematian) ….”

Hidup bukan sekali ini saja, masih ada kehidupan sesungguhnya yang akan sangat panjang kita lalui, bahkan merupakan kehidupan keabadian. Enak tidaknya, bagus buruknya, kehidupan kedua kita kelak, sangat tergantung dari kehidupan saat ini. Wallahu a’lam

Surga dan neraka

Diriwayatkan dari Rasulullah Muhammad, ruh seorang mukmin itu tidak akan kekuar dari jasadnya sehingga ia melihat tempatnya di surga. Sedangkan ruhnya orang kafir (termasuk orang kufur nikmat) tidak akan keluar sehingga dia melihat tempatnya di neraka.

Para sahabat bertanya, wahai Rasulullah, bagaimana mungkin orang mukmin bisa melihat tempatnya di surga dan yang kafir bisa melihat tempatnya di neraka ?

Rasulullah menjawab, sesungguhnya Allah telah menciptakan Malaikat Jibril sebaik-baik bentuk dan memiliki 600 sayap. Dari sayap-sayap tersebut terdapat dua sayap yang berwarna hijau seperti sayap burung Suari. Apabila dia mengembangkan sayapnya, maka terbentanglah sayap itu antara langit dan bumi. Di sayap kanan terdapat gambaran surga beserta isinya, yakni bidadari, istana, kamar bertingkat, sungai, buah-buahan dan sebagainya.

Sedang disayap kiri, terdapat gambaran neraka jahanam beserta isinya, yakni ular, kalajengking, kamar-kamar tingkat rendah, dan Malaikat Zabaniyah.

Diriwayatkan , apabila ajal seorang hamba telah datang, masuklan sekelompok malaikat ke dalam urat-uratnya dan menyerap ruhnya dari telapak kakinya sampai kedua lututnya, kemudian mereka ini keluar.

Setealah itu, masuklah lagi sekelompok malaikat yang kedua, lalu menyerap ruhnya dari kedua lututnya sampai ke pusarnya, kemudian keluar. Kemuadian masuklah lagi sekelompok malaikat yang ketiga dan menyerap ruhnya dari perut sampai ke dada, kemudian keluar. Dan kemudian masuklah sekelompok malaikat yang ke empat, dan menyerap ruhnya dari dadanya sampai ke tenggorokannya.

Pada waktu itu, apabila dia orang yang beriman, maka Malaikat Jibril mengembangkan sayapnya yang kanan, sehingga dia melihat tempat kembalinya di surga dan dia memperhatikan dan memperhatikan terus, sampai-sampai tidak ,   melihat dan mengingat sekelilingnya.

Sebaliknya, jika yang meninggal adalah para pendosa yang belum sempat memohon ampun kepada Allah maka Malaikat Jibril mengembangkan sayapnya ke kiri. Sehingga dia melihat neraka. Orang ini terus menerus memperhatikannya dengan rasa takut. Hingga karena rasa takutnya, sampai-sampai ia tidak lagi memperhatikan dan mengingat sekelilingnya.

Sayap kiri dan kanan yang akan dibentangkan oleh Malaikat Jibril di penghujung kehidupan kita, adalah pilihan yang harus kita pilih sejak dari sekarang, ketika Allah masih memberikan kesempatan umur, kesempatan kesehatan, kesempatan rizki…. supaya tidak terlambar adanya (salam yusuf mansur/rf/ird)

Info : koran pos kota tanggal 23 November 2012

10 sahabat yang dijamin masuk surga

Al’Asyaratu almubasysyaruna biljannati

10 Orang yang dijamin masuk surga yang tercatat dalam “ARRIYADH ANNADHIRAH FI MANAQIBIL ‘ASYARAH” dari sahabat Abu Dzar Ra, bahwa Rosulullah Saw masuk ke rumah Aisyah Ra dan bersabda :

Wahai Asyah inginkah engkau mendengar kabar gembira?” Aisyah lalu menjawab, “tentu ya Rosullulah.” Lalu baginda Nabi Saw bersabda : “Ada sepuluh orang yang mendapat kabar gembira masuk surga, yaitu :

1. Ayahmu (Abu Bakar) masuk surga dan kawannya adalah Ibrahim;

2. Umar masuk surga dan kawannya Nuh;

3. Ustman masuk surga dan kawannya aku;

4. Ali masuk surga dan kawannya Yahya bin Zakaria;

5. Thalhah masuk surga dan kawannya Daud;

6. Azzubair masuk surga dan kawannya Ismail;

7. Sa’ad bin Abi Waqqash masuk surga dan kawannya Sulaiman;

8. Said bin Zaid masuk surga dan kawannya Musa bin Imran;

9. Abdurrahman bin Auf masuk surga dan kawannya Isa bin Maryam;

10. Abu Ubaidah Ibnul Jarrah masuk surga dan kawannya Idris Alaihissalam.”

Kesepuluh sahabat yang mendapat kabar gembira masuk surga tersebut adalah para pendahulu kita yang patut diteladani keimanan dan keshalehannya. Bagi Rosulullah Saw mereka adalah kawan dan pendamping setia dalam segala kesulitan dan kesempitan. Amal perbuatan, perilaku dan pengorbanannya merupakan teladan bagi umat manusia. Mereka tidak pernah absen dalam membela panji Islam dan tidak lupa bahwa tujuan utamanya adalah akhirat. Puncak ambisi mereka adalah keridhaan Allah dan Rosulnya dan mereka amat mendambakan datangnya saat-saat mendengar seruan Allah.

Orang–orang pilihan tersebut diibaratkan seperti Al Qur’an berjalan di muka bumi. Mereka adalah pemeraktek amaliah prinsip-prinsip kehidupan yang agung. Mereka adalah umat terbaik yang diciptakan Allah untuk manusia. Mereka telah lulus dari pendidikan kenabian. Semua itu dilakukan dengan daya upaya dan kemampuan Rosulullah Saw dengan kekuatan spiritual dan material yang optimal dan dengan dukungan serta taufik dari Allah Saw. Mereka telah dikerahkan pada tujuan dan sasaran yang mulia dan jelas, yaitu untuk menjadi suri teladan sepanjang masa, baik di waktu damai maupun di waktu perang, baik dalam segi akhlak, pergaulan , muamalah, manhaj, metode maupun dalam sistem kehidupan di dunia dan akhirat.

Mereka lah yang dikatakan muslim sejati, contoh dan teladan. Mereka adalah produk-produk hasil pendidikan madrasah kenabian.

Metode yang digunakan Rosulullah Saw dalam membangun pribadi muslim adalah “tauhid untuk berjihad dan berjihad untuk tauhid.”

Dalam waktu singkat Rosulullah berhasil membangun insan muslim atas tiga landasan, yaitu :

  1. Akidah yang kokoh dan kuat.
  2. Suri teladan yang baik.
  3. memilih orang yang cocok untuk mengemban tugas yang memadai.

Bagaimana sifat, sikap dan perilaku ke sepuluh sahabat tersebut akan dijelaskan dibawah ini satu persatu.

1. Abu Bakar Bin Abi Qohafah (Assidiq)

Abu Bakar assidiq adalah seorang quraisy dari kabilah yang sama dengan Rosulullah Saw. Abu Bakar mempunyai lima orang anak yaitu : Abdullah, Abdurrahman, Muhammad, Aisyah dan Asmaa (istri ibnul Awwam), beliau wafat pada tanggal 22 Jumadil akhir tahun 13 Hijriah dalam usia 63 tahun dan memangku jabatan khalifah selama dua tahun tiga bulan lebih 10 hari. Abu bakar assidiq adalah seorang pedagang yang selalu memlihara kehormatan dan harga dirinya. Ia seorang yang kaya harta, pengaruhnya besar dan memiliki akhlak yang mulia. Dari sebelum datangnya Islam, beliau sudah menjadi kawan akrab Muhammad Saw. Oleh karenanya sifat dan tabiatnya mirip dengan Muhammad Saw. Belum pernah ada yang menyaksikan beliau minum arak atau menyembah berhala. Abubakar assidiq juga tidak pernah berdusta, oleh karena itu tidak heran jika bila beliau berkawan erat dengan Rosulullah. Begitu pula dalam kemuliaan, profesi dan keturunan, sehingga tidak heran bila beliau menjadi khalifah pertama setelah Rosulullah Saw wafat.

Berikut adalah alasan mengapa Abubakar assidiq dipilih oleh Rosulullah sebagai salah satu dari 10 orang yang dijamin masuk surga. Abubakar assidiq telah meraih ketinggian budi dan kesempurnaan iman, hal ini disaksikan sendiri oleh Rosulullah dalam sabdanya: “Jika ditimbang keimanan Abubakar assidiq dengan keimanan seluruh umat akan lebih berat keimanan Abubakar assidiq.” (HR. Albihaqi dalam asysiib). Alquran pun banyak mengisyaratkan sikap dan tindakan Abubakar assidiq seperti pada Alquran surat : Al Lail: 5-7, Al Lail:17-21, Fushlat : 30 dan AtTaubah 40.  Abubakar assidiq mengajak manusia kepada Islam. Ahli sejarah Ibnu Ishaq berkata : “ Setelah Abubakar memeluk agama Islam dan menyatakan keislamannya secara terbuka, dia mengajak orang-orang kepada Allah SWT.” Orang yang menerima ajakannya antara lain adalah : Azzubair ibnu Awwam, Ustman bin Affan, Thalhah bin Ubaidillah, Sa’ad bin Abi Waqosh dan Abdurrahman bin Auf.

Keimanan Abubakar assidiq tanpa ragu, karena setelah Rosulullah mengajak Abubakar kepada Allah maka Abubakar langsung menerimanya tanpa ragu, oleh karena itu Rosulullah bersabda : “ Tiada aku mengajak seorang masuk Islam, tanpa ada hambatan, keraguan, tanpa mengemukakan pandangan dan alasan, hanya Abubakar lah. Ketika aku menyampaikan ajakan tersebut, dia langsung menerimanya tanpa ragu sedikitpun.” (Dari kitab Albidayah Wannihayah)

–  Sikap Abubakar mencerminkan kekuatan Iman, hal ini dibuktikan saat setelah peristiwa Isra’, orang yang mendustakannya mendatangi abubakar seraya berkata, ”Apakah kamu mendengar apa yang diceritakan kawanmu?” maka Abubakar tanpa ragu menjawab : “ Demi Allah kalau memang itu yang diucapkannya pasti benar. Dia (Muhammad) memberitahu aku bahwa berita-berita dari langit sampai ke bumi hanya dalam waktu satu jam, malam atau siang dan aku mempercayainya, sedang itu lebih aneh dari yang kalian herankan.”

–  Kecintaan Abubakar kepada Rosulullah sangat besar, dan hal ini dibuktikan saat Abubakar dan Rosulullah pergi ke gua untuk menghindari kejaran orang kafir, maka Abubakar kadang berjalan di depan Rosulullah karena takut pengintaian orang kafir dari depan, dan kadang Abubakar berjalan di belakang Rosulullah karena takut ada lawan yang mengejar dari belakang karena bagi Abubakar lebih baik dia yang celaka dari pada Rosulullah. Begitu pula saat akan memasuki gua, abubakar meminta agar dirinya masuk ke gua lebih dahulu untuk mengamankan gua, setelah itu baru Rosulullah masuk ke gua. Karenanya Rosulullah pernah bersabda bahwa satu malam dari Abubakar adalah lebih baik dari seluruh keluarga Umar.

–  Abubakar pernah membenarkan dan membuat Rosulullah tenang yaitu saat menghadapi perang Badar, saat itu Abubakar menghampiri Rosulullah dan berkata, ”Ya Rosulullah, tenangkan dirimu dan mantapkan hatimu. Sesungguhnya Allah pasti akan menepati janji-Nya dan sekali-kali tidak akan mengecewakanmu. ”Maka setelah mendenagr pekataan itu hati Rosulullah menjadi mantap dan tenang, karenannya Rosulullah mengelarinya Assidiq yaitu orang yang selalu benar dan membenarkan Muhammad sebagai RosulNya.

–  Abubakar tetap beriman kepada kebenaran Rosulullah di saat kaum muslimin lain meragukan sabda Rosul-Nya.

–  Abu bakar memang patut masuk surga seperti sabda Rosulullah berikut ini :

“ Jikalau aku boleh menunjuk dari hamba-hamba Allah seorang Kholil (kawan kesayangan) maka aku akan menunjuk Abubakar seorang kholil, tapi karena kesetiakawanan, persaudaraan dan keimananlah sehingga Allah mengumpulkan kita bersama di sisiNya.” (HR. Bukhori dan Muslim)

 

2. Umar Ibnu Khattab (Al Faruq)

Umar berasal dari kabilah Quraisy, berasal dari suku Bani Hasyim. Semasa kanak-kanaknya umar menggembala domba milik ayahnya. Umar masuk Islam setelah mendegar bacaan Al Quran Khabab ibnul Aratt dan membaca surat Thaha.

Setelah umar masuk Islam, Umar menginkan agar dakwah tidak sembunyi sembunyi karena kita berada di jalan yang benar dan kaum kafir berada di atas kebatilan dan umar berjanji bahwa di tiap-tiap tempat yang pernah disebarkan kekafiran olehnya akan didatangi untuk menyebarkan keimanan. Dan Umar membuat hati orang kafir quraisy takut dan ciut sehingga Umar digelari Alfaruq (pembeda antara yang haq dan batil)

Berikut adalah alasan mengapa Umar termasuk salah satu dari 10 orang yang dijamin masuk surga :

–  Keislaman umar adalah perintis, pembuka jalan, dan pendorong kaum muslimin menyatakan keislaman mereka secara terbuka. Dengan adanya Umar mereka berani melakukan shalat secara terang-terangan di depan masyarakat Quraisy tanpa takut diganggu.

–  Hijrahnya Umar merupakan kemenangan, sebab dialah yang paling bersikap tegas terhadap kaum munafik di Madinah. Kepemimpinannya adalah rahmat, karena pada waktu itu kaum muslim benar-benar dapat menghayati kehidupannya. Oleh karena itu tidak heran jika Rosulullah Saw bersabda : “ Sesungguhnya Haq adalah di lidah dan di hati Umar”

–  Umar adalah orang yang pertama kali dalam banyak hal antara lain yaitu

a. Mendirikan baitul maal

b. Menulis tarikh dari hijrah atau tahun hijriah.

c. Menyunahkan Sholat Tarawih di masjid

d. Melakukan penyelidikan dan pengawasan pada malam hari.

e. Menghukum perbuatan mencaci maki

f. Menghukum dera delapan kali peminum arak.

g. Yang mengharamkan kaum mut’ah.

h. Melarang menjual budak wanita yang mempunyai anak.

i. Mengumpulkan orang-orang untuk sholat jenazah.

j. Memperluas kekuasaan ke wilayah-wilayah lain, baik Persia, Irak, Syam maupun Mesir.

k. Mengirim bahan makanan melalui laut merah dari Mesir ke Madinah.

l. Menetapkan faraidh (pembagian waris).

m. Menetapkan pengenaan zakat atas ternak kuda.

n. Menetapkan hakim-hakim di daerah-daerah.

o. Dijuluki amirum mukminin.

p. Menyediakan gudang yang berisi gandum bagi orang-orang yang kehabisan makanan.

q. Memperluas masjid nabawi dan menaburi tanahnya dengan batu kerikil.

r. Menciptakan uang logam.

s. Menggunakana pos untuk pengiriman surat-surat.

t. Mengngkat pejabat yang mengawasi harga-harga dan yang mengatur tata tertib kesopanan dan susila.

u. Membuat parit-parit dan jembatan-jembatan.

v. Mengirimkan pasukan penjaga di tempat strategis, mereka ini diberi nama alajnaad.

w. Mengangkat pejabat yang ditugasi khusus memantau berita-berita tentang para petugas di daerah dan menerima keluhan-keluhan mereka yang dikirimkan kepada khalifah. Petugas tersebut bernama Muhammad bin Maslamah.

–  Umar mendapat pujian dari Rosulullah karena kecintaaan beliau sehingga beliau bersabda : “ Yang paling kokoh dalam agama Allah dari umatku adalah Umar”.

–  Rosulullah juga pernah bersabda seperti yang diriwayatkan Aisyah, “ Sesungguhnya setan setan meyingkir apabila bertemu dengan Umar.”

–  Umar selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan berzikir di tengah malam dan di penghujung siang. Setelah diangkat menjadi khalifah Umar selalu berdoa

“ Ya Allah, sebagaimana engkau tahu, aku ini berwatak keras, oleh karena itu lunakanlah aku. Aku ini lemah ya Allah, maka kuatkan lah aku. Aku ini kikir , maka jadikanlah aku hambaMu yang pengasih, pemurah dan dermawan.”

 

3. Ustman Ibnu Affan (Dzunnurain)

  • Ustman mempunyai sifat yang pemalu dan menurut Rosulullah itulah kelebihannya sehingga Rosulullah bersabda bahwa kelebihan para sahabat merupakan kelebihan mereka yang dapat dijadikan contoh :  “Orang yang paling kasih sayang dari umatku ialah Abubakar, dan yang paling teguh dalam memelihara ajaran Allah adalah Umar, dan yang paling pemalu adalah Ustman. (HR. Ahmad, Ibnu Maajah, Alhakim, Attirmidzi)
  • Ustman pernah mengatasi kesulitan air bagi kaum Muhajirin saat hijrah dengan membeli sebuah sumur milik orang Yahudi dan airnya digunakan untuk keperluan kaum muhajirin.
  • Ustman merupakan orang yang berjasa dalam pembuatan mushaf Al Quran. Ustman membentuk panitia untuk mengumpulkan ayat-ayat yang telah ditulis di masa khalifah Abubakar yang diketuai oleh Zaid bin Tsabit. Al Quran tersebut kemudian dibukukan dan diberi nama “Al Mushhaf”.
  • Ustman adalah seorang yang bertakwa, selalu bersikap wara’. Tengah malam tak pernah ia sia-siakan. Ia manfaatkan untuk mengaji Al Quran dan setiap tahun ia menunaikan ibadah haji. Bila sedang berzikir dari matanya mengalir air mata haru. Ia selalu bersegera dalam segala amal kebajikan dan kepentingan umat. Ia juga dermawan dan penuh welas asih, ia telah melakukan hijrah sebanyak dua kali, pertama ke Habasyah dan yang kedua ke Madinah.
  • Para ahli sejarah menganggap masa Ustman merupakan jaman kemenangan kaum muslimin dan jaman penaklukan kekuatan-kekuatan Romawi, Parsi dan Turki.

 

4. Ali bin Abi Thalib

–  Ali dilahirkan di dalam Ka’bah dan Allah telah memuliakan wajahnya (karramallahu wajlahu) untuk tidak bersujud kepada berhala-berhala yang ada di Ka’bah dan sekitarnya.

–  Ali masuk Islam saat berusia 10 tahun setelah secara sembunyi-sembunyi melihat Rosulullah dan Khadijah melaksanakan Sholat.

–  Ali merupakan satu-satunya orang yang menerima ajakan Rosulullah untuk mengikuti dan mendukung kepada Allah saat Rosulullah mengajak kaum Quraisy di depan Ka’bah.

–  Ali merupakan orang yang pertama yang bersedia berkorban untuk Rosulullah Saw ketika sedang tidur di tempat Nabi Saw, pada waktu rumah beliau dikepung dan akan dibunuh menjelang hijrah ke Madinah.

–  Ali dikenal sebagai orang yang tidak dapat dikalahkan oleh lawan, setelah berduel dan membunuh Amru bin Wudd saat perang Khandak.

5. Thalhah bin Ubaidilah (syahid yang masih hidup)

–  Thalhah merupakan salah satu dari delapan orang yang pertama masuk Islam dimana pada saat itu satu orang bernilai seribu orang, Beliau masuk Islam melalui anak pamannya yaitu Abu baker assidiq RA.

–  Thalhah mempunyai sifat murah dan dermawan yang patut diteladani. Dalam hidupnya Thalhah mempunyai tujuan utama yaitu bermurah dalam pengorbanan jiwa.

– Thalhah seorang lelaki yang gagah berani, tidak takut menghadapi kesulitan, kesakitan dan segala macam ujian lainnya. Ia seorang yang kokoh dalam mempertahankan pendirian meskipun ketika di jaman jahiliyah.

–  Thalhah merupakan salah satu di antara mujahid yang melindungi Rosulullah dengan tulus ikhlas. Saat perang uhud ia melindungi Rosulullah dengan cara memeluk Rosulullah dengan tangan kiri dan dadanya. Sementara pedang yang ada di tangannya ia ayunkan ke arah lawan yang mengelilinginya seperti laron yang tidak memperdulikan maut. Maka sejak saat itu Thalhah dijuluki “Burung elang dari uhud”.

–  Thalhah juga dijuluki “Thalhah si dermawan”, Thalhah si pengalir harta”, Thalhah kebaikan dan kebajikan”, karena Thalhah merupakan orang yang dermawan yang mendermakan uang, sandang dan pangannya. Ia pernah membagikan seluruh uangnya tanpa sisa sepeserpun kepada fakir miskin.

6. Azzubair Ibnul Awwam (pengikut setia Rosulullah Saw)

  • Azzubair masuk islam pada usia 15 tahun dan hijrah pada usia 18 tahun setelah mendapat penganiayaan yang bertubi-tubi karena mempertahunkan keimanannya.
  • Azzubair adalah prajurit dakwah yang selalu menyandang senjata untuk melawan orang-orang yang menghendaki gugurnya dakwah islamiah selagi dalam kandungan. Keimanannya telah tampak pertama kali pada perang Badar. Pada saat itu Azzubair berhasil mengalahkan Ubaidah yang pada saat itu memakai baju besi dengan menggunakan lembing yang diarahkan ke mata Ubaidah sehingga Ubaidah tewas.
  • Rosulullah sangat merasa bangga pada Azzubair, dan ia bersabda : “Setiap Nabi mempunyai pengikut pendamping yang setia (hawari) dan hawariku adalah Azzubair ibnul Awwam.”
  • Kecintaan Rosulullah pada Azzubair disebabkan Azzubair merupakan seorang pemuda yang setia, ikhlas, jujur, kuat, berani, murah tangan dan telah menjual diri dan hartanya kepada Allah Swt.
  • Azzubair merupakan orang yang pertama menyambut panggilan jihad, oleh karena itu Azzubair tidak pernah absent berjihad.

7. Abdurrahman bin Auf (pedagang besar yang sukses)

–  Aburrahman bin Auf merupakan orang ke delapan yang pertama kali masuk islam dan orang kelima yang diIslamkan oleh Abubakar dan terjadi sebelum Rosulullah menetapkan rumah Alarqom bin abi alarqam sebagai pusat dakwah.

–  Perang Uhud telah memberi bekas pada Abdurrahman, lebih dari dua puluh luka dalam tubuhnya dan salah satu lukanya menyebabkan beberapa giginya rontok sehingga mempengaruhi ucapan dan tutur katanya.

–  Setelah menerima gangguan dan siksaan yang ganas, Abdurrahman hijrah ke Habasyah. Sekembalinya dari Habasyah ia mendapat gangguan dan gangguan itu semakin memuncak tatkala ia kembali hijrah ke Habasyah untuk kedua kalinya. Hijrahnya ini ia lakukan karena keadaannya sudah sangat tertindas.

–  Sebagai seorang pedagang yang sukses dan kaya, Abdurrahman berlomba dengan Ustman dalam membiayai pasukan islam yakni dengan menyerahkan seperuh kekayaannya kepada Rosulullah Saw. Saat ajalnya mendekat, Abdurrahman berwasiat agar setiap kaum muslimin peserta perang Badar yang masih hidup diberi empat ratus dinar dari harta warisannya, dan ternyata peserta perang Badar yang masih hidup berjumlah 100 orang. Dia juga berwasiat agar sejumlah besar uangnya diberikan kepada ummahatul mukminin (janda-janda Nabi Saw).

8. Sa’ad bin Abi Waqash (orang pertama yang terkena panah fisabilillah)

–  Sa’ad merupakan kabilah dari Zuhroh sama dengan ibu Rosulullah Saw dan Sa’ad anak paman Aminah (ibunda Nabi Saw).

–  Sa’ad seorang yang teguh dan tahan menghadapi kekerasan dan penderitaan. Selama tiga tahun saat dikucilkan di Syi’ib Mekah, ia bersama Rosulullah makan daun daunan sehingga kotorannya seperti kotoran domba dan kedua sisi mulut mereka luka-luka akibat makan daun-daunan.

–  Ibunda Sa’ad berang saat mengetahui Sa’ad masuk Islam hingga mogok makan dan minum, tapi Sa’ad tetap berpegang teguh kepada Islam, sekalipun ibunya kepayahan dan jatuh pingsan, sehingga dengan kejadiannya ini turunlah ayat Al ankabut : 8.

–  Karya terbesar Sa’ad adalah tercapainya kemenangan yang gilang gemilang atas musuh mereka, tentara parsi dalam perang Alqodisyiyyah yang dasyat.

 

9. Said bin Zaid (salah seorang yang dicintai Allah)

–  Nama lengkapnya adalah Sa’id bin Zaid bin ‘Amru bin Nufail bin Abduluzza bin Al’adwa. Said memeluk Islam sebelum Umar Bin Khattab. Istrinya adalah adik Umar yaitu Fatimah bintul khattab.

–  Allah telah memberi hidayah kepada tiga orang tanpa melalui kitab atau Nabi mereka, yaitu kepada Zaid bin Amru bin Nufail, Abu Dzar Alghifari, Salman Alfarisi.

–  Said adalah seorang pemberani, tidak takut celaan orang yang suka mencela selama dia di jalan Allah. Ia juga murah tangan dan dermawan, kuat menahan diri dari hawa nafsu dan termasuk orang yang dikabulkan do’anya. Banyak dari kalangan lemah dan miskin berkumpul di rumahnya untuk mencari ketentraman dan keamanan. Di rumah Said mereka memperoleh makanan penghilang lapar. Mereka juga mendapatkan keamanan dan ketenangan dari rasa takut.

10. Abu Ubaidah Ibnul Jarrah ( pemegang amanat umat dan amanat Rosulullah Saw)

  • Rosulullah pernah bersabda : “ Tiap-tiap umat ada orang pemegang amanat, dan pemegang amanat umat ini ialah Abu Ubaidah ibnul Jarrah.”
  • Ketika perang Badar, Abu Ubaidah ikut memperkokoh dan membela kaum muslimin, sedang ayahnya berada dalam barisan kaum Quraisy yang musrik dan kafir dan dalam pertempuran tersebut Abu Ubaidah terpaksa membunuh ayahnya yang terus mendesak dan melawannya, walaupun hatinya terasa berat tapi ini dilakukannya demi menegakkan amanat Allah dan RosulNya.
  • Pada saat perang Uhud Abu Ubaidah pernah mencabut besi tajam yang menancap ke dalam kedua sisi rahang Rosulullah dengan giginya sehingga gigi depannya tanggal. Peristiwa ini sangat mengharukan bagi Rosulullah dan Abubakar. Sejak itu Abu Ubaidah dikenal di kalangan kaum muslimin sebagai si ompong.
  • Abu Ubaidah merupakan seorang yang memegang amanat, saat kaum Najran meminta Rosulullah untuk mengirim seseorang untuk mengajarkan hokum-hukum agama Islam maka Rosulullah menjawab, “Aku akan mengutus bersama kalian seorang yang benar-benar Amin, benar-benar Amin, benar-benar Amin .(beliau mengulangnya sampai tiga kali). Dan setelah itu Rosulullah mengutus Abu Ubaidah untuk pergi.

Sumber :

Al Quran Nur Karim

10 Orang Yang Dijamiin Masuk Surga, Abdullatif Ahmad ‘AAsyur, Gema Insani Press, 2006

By shinaromandiyah1 Posted in Islami

Life is my Choice

Life is my Choice

oleh Ukhti Shina Romandiyah pada 3 November 2011 jam 22:51

Kalau kau ingin menjadi raja, pakailah sifat qanaah. Kalau kau ingin peroleh surga dunia sebelum surga akhirat, pakailah budi pekerti yang baik Kedua sifat ini ialah kawan bahagia.

Apa yang ada di belakang kita dan apa yang ada di depan kita, tidaklah ada artinya jika dibandingkan dengan apa yang ada di dalam diri kita.

Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak pernah memikirkannya.

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan Jika Anda menunggu-nunggu.

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan.

Tanda akal seseorang itu adalah pekerjaannya, dan tanda ilmu seseorang itu adalah perkataannya.

Barang siapa menempatkan dirinya di tempat yang dapat menimbulkan persangkaan, maka janganlah menyesal kalau orang menyangka buruk kepadanya.

Dalam hidup, ada hal yang datang dengan sendirinya, daan ada hal yang harus diperjuangkan dahulu untuk mendapatkannya.

Masalah yang paling malang dan berbahaya dalam setiap situasi bagi seseorang adalah..

Apabila ia tidak tahu apa yang harus ia perbuat.

Pandanglah hari ini, kemarin sudah menjadi mimpi. Dan esok hari hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini sunggu nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok sebagai Visi Harapan.

Jika anda merasa menderita, bersyukurlah kepada Allah karena itulah pertanda, anda masih Hidup.

Orang yang banyak tertawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya. Kita tidak perlu memiliki pikiran serupa untuk saling mencintai.

Orang yang selalu mendekatkan dirinya pada Sang Khalik, tidak akan mudah merasa Hidupnya tertekan.

Nilai seseorang itu ditentukan dari keberaniannya memikul tanggung jawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

Orang yang luar biasa tidak pernah memperhatikan hasil, tetapi mereka hanya memikirkan dan mengerjakan prosesnya.

Jika anda ingin melakukan sesuatu maka Lakukanlah ! Jangan pernah berfikir apakah anda akan gagal atau berhasil.

Dikutip dari : “SAHABAT MUSLIM BERBAGI”

By shinaromandiyah1 Posted in Islami

Idul Qurban @home

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

perayaan idul Qurban yang dilakukan di halaman depan rumah.

berikut ini foto-foto yang saya ambil ketika menyaksikan pemotongan hewan qurban. sapinya gede banget ya ada juga kambing sebanyak 3 ekor. Pemotongan di depan halaman rumah merupakan pertama kalinya karena biasanya di potong di teras rumah pak RT. spesial banget di idul qurban tahun ini karena ayah saya yang menyembelih semua hewan qurban,, waw berat banget ya karena ayah saya belum terbiasa menyembelih sapi. senang banget dan hingar bingar seraya mentakbirkan asma allah, mengagungkan namanya dalam setiap nafas.

alhamdulillah semuanya lancar..
dan ditahun ini semua kerabat, teman, dan orang-orang yang ku cintai mendapatkan berkah yang melimpah di idul qurban tahun ini.

berbagilah dengan sesama muslim. karena kita semua bersaudara🙂

By shinaromandiyah1 Posted in Islami